PESONA
IZMIR
Jejak
Cinta Pia Cristallyne di Turki
“Tak apa menjadi aneh, kita tak bisa menjadi normal
sepanjang waktu. Tak apa menjadi takut, kita dapat menjadi berani di waktu yang
tepat. Tak apa sendirian keramaian kadang membuat kita jatuh. Tak apa kita
tersesat, kita dapat menemukan jalan yang lain.”
(putri indri astuti).
Sadar cintanya
pada Osman tak berbalas, Pia menekan nadi tangan kirinya dengan gunting dan
menceburkan diri ke laut Borporus. Beruntung, Osman menyelamatkannya. Pia juga
mendapatkan donor darah dari Beyza. Ketika sadar, Pia memutuskan kembali ke
Indonesia, meninggalkan turki untuk selamanya.
Pasca donor
itu, Pia mendapat “Penglihatan-penglihatan” tentang Beyza dari mimpi. Ia jadi
mengetahui masa lalu Beyza, mulai dari masa remajanya hingga kencan-kencan
dengan Osman dan beberapa teman Osman. Pia juga bermimpi tentang penolakan
keluarga Osman terhadap Beyza, namun Osman sama sekali tidak membela Beyza
hingga Beyza pun bersumpah untuk membalas perlakuan mereka. Pia memperingatkan
Osman, tapi laki-laki yang dicintainya tidak menggubris.
Putus asa
Pia terbang ke Jerman untuk kuliah. Di pesta kelulusannya, Pia mendapat email
yang mengabari bahwa Osman telah meninggal dan ia meninggalkan surat wasiat. Isi
surat itu adalah, Pia diminta untuk menikah dengan Onur.
Melanjutkan
perjalanan cinta Pia Cristallyne dalam “Istanbul With Love” dan berlatar
keindahan Turki, novel ini menghadirkan jalinan kisah cinta yang rumit dan
unik, namun menyegarkan, terutama untuk penikmat novel romance.
Pastikan sobat
tidak melewatkannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar